Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas - Keselamatan Berkendara Indonesia

Tips Memilih Helm Untuk Keselamatan

Valentino-Rossi-AGV-Standards-Project-46-helmet-01

Tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas-seperti mematuhi rambu-rambu, namun kerap kali disebabkan oleh kelalaian mereka untuk menggunakan alat keselamatan sesuai standar yang telah ditentukan, seperti helm misalnya. Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan seperti dikutip dari laman okezone.com, di Indonesia setiap tahunnya tercatat sekitar 30 ribu orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Sementara menurut catatan dari Polda Metro jaya, mulai awal 2011 sampai Oktober 2011, sekitar 844 pengguna jalan meninggal lantaran kecelakaan di jalan raya.

Lalu bagaimana caranya menekan jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas? Selain berperilaku disiplin, kita juga wajib menggunakan peranti penunjang keselamatan seperti helm.  Namun jangan sembarangan memilih helm. Alih-alih untuk keselamatan, Anda malah bisa celaka akibat tidak menggunakan helm yang aman dan nyaman. Untuk membantu Anda memilih helm yang tepat, berikut akan kami sajikan tips memilih helm yang baik agar tidak hanya keamanan dan keselamatan Anda yang terjamin, namun juga mampu menghasilkan rasa nyaman di kepala saat digunakan,

Pas di Kepala

Sebagian besar helm yang dijual di pasaran memiliki ukuran agar calon pembeli mudah mencocokannya dengan kepala. Bahkan, banyak penjual helm resmi yang telah diberikan pelatihan terkait bagaimana cara fitting dari sebuah helm. Pada dasarnya, helm harus pas saat dikenakan dan tidak terlalu longgar. Coba Anda gerakkan kepala ke samping, atau naik turun, helm full-face harus dapat mencengkeram pipi, dagu dan rahang saat Anda menggerakkannya ke berbagai arah dengan mantap namun masih ada jarak agar kulit masih bisa bernafas. Helm yang longgar bisa saja terlepas saat terjadi insiden dan helm yang terlalu ketat atau sempit bakal membuat kepala Anda tidak nyaman.

Kenyamanan

Kenyamanan sebuah helm bisa dinilai saat Anda berkendara jarak jauh sambil mengenakannya. Ambil waktu lebih lama untuk memilih helm yang bisa membuat Anda nyaman agar tidak mengganggu kenikmatan berkendara. Faktor umum yang biasanya membuat nyaman sebuah helm adalah adanya padding (lapisan busa empuk yang menyelimuti kepala), seal di sekitar bagian telinga hingga pelindung leher yang ada di belakang helm. Helm yang pas mungkin sedikit sulit dilepas akibat lapisan busa yang mencegah wind noise saat membesut motor kesayangan. Jika helm sangat mudah dicopot tanpa tertahan busa, bisa jadi helm tersebut tidak pas di kepala atau longgar. Helm harus bisa tetap berada dalam posisi walau tali pengaman tidak diikat. Coba kencangkan strap dan biarkan helm tetap di kepala selama beberapa saat. Helm yang baik tidak akan menekan bagian manapun di kepala.

Sertifikasi

Helm tidak akan berguna jika tidak bisa memberikan perlindungan. Biasanya standarisasi kemananan di masing-masing Negara berbeda. Termasuk yang biasanya menjadi syarat wajib di pelindung kepala alias helm. Untuk Amerika Serikat memiliki sertifikasi DOT alias Department of Transport atau Snell Memorial Foundation (Snell) dan Jepang punya Japanese Industrial Standard atau JIS (Nippon K?gy? Kikaku). Sementara di Indonesia, helm-helm yang beredar di pasaran wajib memiliki standar keamanan SNI atau Standar Nasional Indonesia. Menurut Staf Ahli Asosiasi Industri Helm Indonesia, Thomas Lim, di Eropa ada standar EECE 22.05 yang juga digunakan untuk SNI dan semua standar helm di seluruh dunia. Standar inilah yang kemudian berubah nama di masing-masing Negara. Jadi, pilihlah helm yang memiliki logo SNI.

Fitur

Tiap-tiap pabrikan Helm melengkapi produknya dengan fitur-fitur andalan. Justru di sinilah keuntungan kita sebagai konsumen. Anda cukup memilih helm yang memiliki fitur terlengkap. Misalnya dipersenjatai dengan fitur ventilasi untuk sirkulasi udara di dalam ruang helm yang sangat berguna untuk membuat pori-pori kepala menjadi nyaman. Biasanya helm dengan sirkulasi udara yang lancar tidak akan membuat faceshield alias visor menjadi mudah berkabut yang akan menambah keamanan saat berkendara. Anda juga bisa membeli helm dengan visor yang dilengkapi dengan fitur anti UV untuk melindungi mata dari sinar ultraviolet.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Calendar Event