Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas - Keselamatan Berkendara Indonesia

Tips Bersepeda di Jalan Raya

6114.centralpark

Berbagi jalan dengan mobil, SUV, truk, bis, bajaj dan sepeda motor merupakan kenyataan yang harus dihadapi oleh orang-orang yang beraktivitas dengan menggunakan sepeda. Mulai dari bersepeda ke sekolah, ke kampus, kekantor dan segudang aktivitas rutin lainnya yang biasa dilakukan oleh  penduduk kota besar seperti Jakarta. Walau tidak menggunakan mesin, namun sepeda memiliki hak dan tanggung jawab yang sama seperti pengguna jalan lainnya.

Sayangnya, pesepeda kerap dianggap sebagai pengguna jalan kelas dua dibandingkan kendaraan bermotor. Sebuah pemikiran yang sangat sempit memang. Namun itulah kenyataannya. Pesepeda diharapkan untuk mengikuti semua regulasi dan peraturan lalulintas sama seperti halnya motoris, namun harus berjibaku dengan kendaraan lain yang berdimensi lebih besar dan lebih kencang. Berikut beberapa pedoman yang bisa Anda ikuti untuk menjadi pesepeda yang lebih bijak dan lebih aman.

  • Menggunakan helm setiap kali akan bersepeda.
  • Memakai pakaian berwarna cerah agar mudah terlihat oleh pengguna jalan lain (atau bisa menambahkan reflective tape).
  • Patuhi peraturan lalulintas, berhenti di tanda stop dan lampu merah.
  • Tidak perlu ugal-ugalan dan merasa sombong lantaran harga sepeda yang mahal.
  • Bersepeda dengan sopan, sesuai batas kecepatan yang ditentukan.
  • Jangan pernah bersepeda tanpa penerangan (lampu dan reflector) di malam hari.
  • Jaga jarak aman antara Anda, pesepeda lain atau kendaraan lainnya di jalan raya. Sisakan ruang atau jarak agar Anda masih bisa bereaksi saat terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Sekurang-kurangnya 1 hingga 1.5 meter.
  • Bersepeda dalam satu jalur. Jika Anda bersepeda beramai-ramai, selalu arahkan tim Anda untuk bersepeda satu jalur walau arus lalulintas sedang sepi.
  • Jangan bersepeda di trotoar. Jika terpaksa menggunakan trotoar, tenteng sepeda Anda untuk menghormati pejalan kaki.
  • Lebih awas dan mawas terhadap mobil atau kendaraan lain yang keluar dari gang.
  • Jika dibutuhkan, Anda bisa menggunakan suara untuk mengingatkan keberadaan Anda. Misalnya lewat klakson, bel sepeda, siulan atau teriakan.
  • Bersiap untuk melakukan pengereman. Selalu taru satu jari Anda di dekat tuas rem agar Anda bisa lebih sigap.
  • Jika kondisi jalan sedang kosong namun jalan tidak terlalu lebar dan ada lebih dari 5 mobil di belakang Anda, segera menepi dan biarkan mereka melewati Anda.
  • Selalu berkomunikasi dengan pengendara lain seperti melabaikan tangan saat Anda akan belok atau berhenti. Namun asumsikan bahwa signal tersebut bisa jadi tidak dimengerti oleh semua pengendara.
  • Buat kontak mata dengan pengendara lain. Hal ini juga memastikan bahwa arah Anda dimengerti oleh motoris.
  • Hindari bersepeda di blind spot kendaraan lain.
  • Waspada terhadap hal lain yang bisa menyebabkan masalah antara pesepeda dengan pengendara lainnya. Misalnya panas matahari, kelelahan, gelap dan benda-benda tajam di permukaan jalan.
  • Selalu mawas dan waspada saat masuk ke persimpangan.
  • Bersepeda dengan rasa percaya diri saat Anda sedang berada di tengah arus lalulintas yang padat.

Related Post

One Response to Tips Bersepeda di Jalan Raya

  1. dinda says:

    thanks for share
    join juga yuk di http://www.cybercityindonesia.com
    jejaring sosialnya indonesia, milik anak bangsa

    dinda
    http://cybercityindonesia.com/profile/44838

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Calendar Event